Budidaya Ikan Mas

Di era seperti saat ini, Anda harus pandai memanfaatkan peluang. Salah satu peluang usaha yang menjanjikan yaitu budidaya ikan mas. Selain menawarkan keuntungan yang menggiurkan, budidaya ikan jenis ini juga memiliki pasar yang luas dengan nilai jual yang tinggi. Bagi Anda ingin memulai bisnis budidaya ikan, mari simak langkah-langkahnya.

Langkah-langkah Budidaya Ikan Mas

Selain menawarkan banyak keuntungan yang menggiurkan, budidaya ikan ini juga terbilang mudah untuk dilakukan dan tidak memerlukan keahlian khusus. Berikut ini merupakan langkah-langkah proses pembudidayaan ikan mas.

1. Menyiapkan Tempat untuk Budidaya

Gambar Kolam Ikan Mas
sangkutifarm.com

Langkah pertama ketika Anda ingin memulai bisnis budidaya ikan adalah menyiapkan kolam. Anda harus menyiapkan kolam dengan ukuran 7 x 10 meter dengan kedalaman kurang lebih 1,2 meter.

Sebelum kolam digunakan, Anda harus membersihkan dan mengeringkannya terlebih dahulu selama 1 hari untuk kolam semen dan 5-7 hari untuk kolam tanah agar terbebas dari hama atau parasit.

Anda juga bisa melakukan pemupukan menggunakan pupuk organik atau kendang. Pemupukan ini bertujuan agar plankton yang digunakan sebagai makanan alami ikan dapat tetap hidup di dalam kolam budidaya.

Untuk takaran pupuk dibutuhkan sekitar 1 sampai 2 ton tiap hektarnya. Namun, bagi Anda yang memiliki lahan terbatas, Anda bisa menyesuaikannya sendiri dengan ukuran kolam.

Setelah proses pengeringan dan pemupukan selesai, Anda bisa mengisi air kolam setinggi kurang lebih 15 cm. Jika air kolam sudah berwarna hijau berarti plankton dan ganggang sudah tumbuh, maka Anda bisa mengisi air kolam hingga ketinggian 120 cm.

2. Pemilihan dan Penebaran Benih Ikan

Gambar Pemilihan Benih Ikan Mas
masbenihsuper.blogspot.com

Langkah selanjutnya jika kolam budidaya sudah siap, yang harus Anda lakukan adalah memilih benih ikan mas yang berkualitas. Ada banyak jenis ikan mas yang bisa Anda pilih untuk dibudidayakan yaitu ikan mas merah, ikan mas punten, ikan mas taiwan, ikan mas majalaya, ikan mas yamato, dan lain sebagainya.

Benih ikan dengan kualitas yang baik memiliki ciri-ciri yaitu bergerak dengan gesit dan lincah, kulitnya mulus dan bebas jamur atau luka, serta memiliki nafsu makan yang baik. Pemilihan benih ikan yang berkualitas unggulan dapat mengurangi risiko kegagalan panen.

Sebelum Anda menebarkan benih ikan ke dalam kolam, Anda juga perlu memerhatikan ukuran kolam. Untuk setiap meter persegi, rasio ideal benih ikan yang ditebar adalah sebanyak 20 ekor. Dengan begitu, benih ikan mas dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

3. Pemberian Pakan dan Perawatan Ikan Mas

Gambar Pemberian Makan Ikan Mas
tribunnews.com

Pemilihan benih ikan dengan kualitas unggulan sangat menentukan hasil, namun pemberian pakan yang benar dan tepat juga akan memengaruhi kualitas ikan mas yang dihasilkan. Untuk persentase pemberian pakan yaitu sebesar 3-4% dari bobot ikan dengan kadar protein sebesar 25%. Waktu ideal untuk memberikan pakan yaitu pada pagi dan sore hari.

Anda bisa memberikan pakan ikan mas berupa sayuran atau tumbuh-tumbuhan yang ada di sekitar rumah. Karena termasuk ikan pemakan segala alias omnivora, sesekali Anda bisa memberikan pelet atau cacing. Untuk hasil terbaik, Anda bisa memberi pakan ikan yang sudah difermentasi dengan bantuan mikro bakteri (MOL).

Upayakan untuk tidak memberikan pakan terlalu banyak agar tidak banyak pakan yang tersisa. Pasalnya, jika pakan tersisa banyak dan menumpuk di dasar kolam, maka dapat menimbulkan penyakit dan mengurangi kadar oksigen dalam air akibat adanya pembusukan.

Selain memberikan makanan yang tepat, kualitas ikan mas juga ditentukan oleh cara perawatan yang Anda lakukan. Perhatikan kadar oksigen dan pH air agar ikan mas dapat tumbuh dengan baik Perhatikan pula kualitas airnya dan pastikan terbebas dari pencemaran atau kontaminasi untuk mencegah terjadinya kematian ikan akibat bahan kimia berbahaya.

4. Proses Pemanenan

Gambar Panen Ikan Mas
mohiyosrosyid.wordpress.com

Ikan mas akan siap dipanen apabila usianya mencapai 6 sampai 8 bulan dengan ukuran per ekornya sudah mencapai 300 hingga 400 gram.

Dalam proses panen, Anda bisa melakukan penyortiran terlebih dahulu. Jika ikan masih berukuran kecil atau kurang dari 300 gram, Anda bisa memasukkan ikan tersebut ke kolam lagi agar bisa mencapai ukuran ideal yang dikehendaki oleh pasar.

Baca Juga : Budidaya Ikan Koi

Langkah-langkah di atas dapat Anda coba dan terapkan jika tertarik menjalankan bisnis budidaya ikan mas ini. Ada banyak keuntungan yang ditawarkan seperti biaya pemeliharaan yang cukup murah, permintaan pasar yang tinggi, dan sangat mudah untuk dibudidayakan, sehingga cocok untuk pemula.

Tinggalkan komentar