Gaya Renang

Olahraga renang memang populer di tengah masyarakat bahkan banyak orang tua yang melatih  anaknya yang masih bayi untuk berenang di kolam. Tentu saja latihannya berbeda dengan anak yang lebih besar dan orang dewasa. Bagi mereka, banyak macam gaya renang yang bisa dipelajari.

Setiap gaya dalam berenang memiliki kekhasan dan tekniknya masing-masing. Anda tidak wajib untuk menguasai semua namun tidak ada salahnya untuk mengetahui apa saja gaya yang bisa dipilih agar tubuh bergerak di air.  

Pengertian Gaya Renang

telegraph.co.uk

Setiap jenis olahraga pasti memiliki sikap atau gerakan khusus yang disebut dengan gaya, begitu juga dengan renang.

Dapat dikatakan bahwa gaya renang adalah gerakan dalam olahraga renang yang membutuhkan koordinasi antara lengan dan kaki sehingga bisa mengapung di air.

Selain mengapung, gerakan tersebut juga akan membuat perenang bergerak maju selama berada di permukaan air. Anda boleh saja asal menggerakkan badan agar tidak tenggelam. Namun, dengan mempelajari gaya dalam berenang maka akan lebih mudah, efektif dan relatif aman.

Macam-Macam Gaya Renang

Olahraga renang memiliki beragam variasi gaya dan empat di antaranya selalu diperlombakan dalam berbagai kejuaraan. Empat gaya tersebut antara lain gaya dada, gaya punggung, gaya kupu-kupu dan gaya bebas. Sedangkan variasi lain hanya tambahan dan tidak diperlombakan.

Berikut 4 macam gaya renang yang paling umum digunakan:

1. Gaya Dada

Gambar Renang Gaya Dada
wgaquatics.com

Dalam bahasa Inggris, gaya dada disebut dengan breaststroke. Sedangkan dalam bahasa Indonesia juga dikenal sebagai gaya katak karena gerakannya mirip dengan cara yang dilakukan katak ketika berenang.

Alasan disebut sebagai gaya dada karena posisi bagian dada selalu menghadap ke permukaan air selama berenang dan didukung oleh tubuh yang stabil dan tetap. Sedangkan kaki digerakkan untuk menendang ke arah luar dan tangan bergerak untuk membelah air.

Saat menggunakan gaya dada, kecepatan cenderung lebih lambat dibandingkan dengan gaya lainnya dan tidak membutuhkan tenaga yang ekstra. Oleh sebab itu, gaya ini cocok dipilih apabila Anda ingin berenang santai.

Terdapat 5 cara untuk melakukan gaya dada, yaitu:

1. Meluncur

  • Berdiri tegak dengan bersandar pada dinding kolam kemudian tekuk salah satu kaki dan tempelkan telapak ke bagian dinding;
  • Bungkukan badan hingga sejajar dengan permukaan air;
  • Luruskan kedua tangan ke arah depan dan pastikan telinga kanan dan kiri terapit. Jadi, tangan jangan dulu direnggangkan;
  • Dorong tubuh menuju air dengan menghentakkan kaki yang menempel pada dinding sekuat tenaga.

2. Menggerakan Lengan

  • Rapatkan jari tangan dan pastikan posisi wajah berada di permukaan air;
  • Tarik kedua lengan ke arah luar–dalam kemudian bengkokan siku sekitar 450 ketika lengan berada di bagian bawah dada. Saat membentuk sudut, pastikan telapak tangan menghadap ke bawah. Gerakan ini disebut dengan sapuan luar;
  • Pastikan tangan selalu melebar saat melakukan sapuan luar;
  • Lakukan tarikan kedua yang disebut dengan sapuan dalam. Diawali dengan menghadapkan telapak tangan ke samping dan mengerakkan kedua tangan ke arah dalam–atas dengan membentuk sudut sekitar 300;
  • Sapuan dalam adalah gerakan penting yang menghasilkan gaya dorong paling besar oleh sebab itu harus dilakukan dengan lebih cepat;
  • Setelah melakukan sapuan dalam, posisikan tangan untuk berpindah ke gerakan pemulihan dengan mengarahkan tangan lurus ke bagian depan di bawah permukaan air sehingga persis seperti meluncur pendek.

3. Menggerakan Kaki

  • Ada 3 gerakan kaki pada gaya renang dada yaitu tendangan luar, tendangan dalam dan pemulihan;
  • Tendangan luar diawali dengan menggerakkan kaki bagian dalam dan bawah ke arah luar sambil mendorong air;
  • Dekatkan kaki dengan bagian pantat kemudian renggangkan kaki sehingga kedua lutut saling menjauh. Saat melakukan gerakan ini, pastikan lutut ditekuk, telapak kaki diarahkan ke atas dan diputar ke luar;
  • Tendangan dalam dilakukan dengan menggerakkan kaki ke arah dalam air hingga kedua kaki berdekatan;
  • Gerakan pemulihan dilakukan setelah tendangan dalam untuk mempersiapkan kaki kembali melakukan tendangan luar. Posisi kaki pada gerakan ini diarahkan lurus ke bagian belakang.

4. Mengambil Napas

  • Berdiri tegak di tepian kolam dan bungkukan badan agar sejajar dengan permukaan air;
  • Angkat kepala hingga sedikit di atas permukaan air sehingga mulut dapat membuka untuk mengambil udara;
  • Mulailah menggerakan kedua tangan ke bagian dalam sehingga tubuh terdorong ke depan;
  • Ketika tangan berada di bawah dagu dan mengarah lurus ke depan, turunkanlah kepala ke bagian bawah air dan hembuskan udara ke dalam air secara perlahan;
  • Ambil napas setelah melakukan 2 hingga 4 kali gerakan.

 

2. Gaya Punggung

Gambar Renang Gaya Punggung
swimtofly.com

Satu-satunya gaya renang yang paling mudah dalam pengambilan napas adalah gaya punggung. Inti dari gaya ini yaitu memposisikan batang tubuh secara terlentang dan bagian punggung dihadapkan ke permukaan air. Oleh sebab itu, Anda bisa bernapas kapan saja.

Berikut cara melakukan gaya punggung:

1. Meluncur

  • Berpeganganlah pada tepian kolam dan pastikan jarak antara kedua tangan adalah sebahu;
  • Tekuk kedua kaki ke atas hingga lutut berada di antara kedua tangan;
  • Hentakan kaki dan lepaskan tangan dari pegangan sehingga badan terdorong ke arah belakang. Saat itu, luruskanlah badan, posisikan kepala di atas permukaan air dan posisikan kedua tangan di bagian samping.

2. Menggerakan Lengan

  • Dorong telapak tangan ke bagian dalam air dan tekuk bagian siku tangan dengan mempertahankannya tetap ada di sisi luar bahu;
  • Dorong tangan ke arah dalam dan belakang sehingga membentuk ¼ lingkaran;
  • Setelah melalui tahap menarik dan mendorong, maka lanjut ke tahap recovery. Tahap ini diawali dengan mengeluarkan tangan dari dalam air;
  • Gerakkan ibu jari keluar terlebih dahulu dan diikuti dengan keseluruhan tangan hingga berada di tegak lurus dengan bahu;
  • Putar tangan ke arah luar dan tarik lagi ke dalam dengan menggerakkan jari kelingking terlebih dulu.

3. Menggerakan Kaki

  • Awali dengan memposisikan tubuh secara terlentang di permukaan air kemudian gerakkan kaki bergantian ke arah luar dan dalam;
  • Gerakanlah bagian pangkal paha terlebih dahulu sambil menekuk bagian lutut. Setelah itu, kibaskan bagian ujung kaki;
  • Selama menggerakan kaki, usahakan serileks dan seluwes mungkin. Jangan sampai kaku dan terlalu memaksakan gerakan kaki.

 

3. Gaya Kupu-Kupu

Gambar Renang Gaya Kupu-kupu
swimnow.co.uk

Renang gaya kupu-kupu sangat mengandalkan kekuatan lengan karena menjadi pusat gerakan. Posisi dada dihadapkan ke permukaan air seperti halnya renang gaya dada.

Disebut sebagai gaya kupu-kupu karena kedua lengan yang terbentang mirip seperti sayap. Gaya ini juga dinamakan gaya lumba-lumba karena kepala yang bergerak ke arah luar dan dalam mirip seperti cara lumba-lumba menggerakan kepalanya.

Gaya kupu-kupu tergolong sangat cepat tapi harus membutuhkan tenaga yang lebih banyak dibanding gaya lain. Berikut cara gaya renang kupu-kupu:

1. Menggerakan Kaki

  • Posisikan badan lurus ke depan dan sejajar dengan permukaan air kemudian turunkan sedikit bagian pinggang;
  • Gerakkan kaki ke bagian dalam air dengan memanfaatkan kekuatan pergelangan dan punggung kaki. Lakukan gerakan ini dengan dorongan yang kuat dan cepat;
  • Gerakkan kaki dari arah dalam ke luar dengan cepat dan penuh tenaga;
  • Lakukan tahap recovery setelah kaki diarahkan ke atas air dengan cara mengangkat bagian pinggang.

2. Menggerakan Lengan

  • Terdapat 5 tahap gerakan yaitu persiapan, ayunan ke luar, ayunan ke bawah, ayunan ke dalam dan pemulihan;
  • Tahap persiapan diawali dengan memasukkan tangan ke dalam air tanpa melewati samping bahu;
  • Kemudian gerakkan tangan ke arah luar dan saat posisi tangan ada di luar bahu, lakukan gerakan catch bersamaan dengan hentakan tangan pertama ke bagian bawah air;
  • Gerakkan tangan ke arah dalam dan luar secara bergantian;
  • Tahap ayunan ke dalam dilakukan dengan menarik tangan ke arah dalam lalu atas kemudian belakang dalam lingkaran gerak yang kecil di bagian bawah kepala. Usahakan siku yang terangkat membentuk sudut antara 300 hingga 400;
  • Tahap pemulihan dilakukan dengan mengangkat tangan ke atas permukaan air sedangkan pangkal lengan diputar ke arah dalam sebelum diayunkan ke bagian depan.

3. Mengambil Napas

  • Ambil udara pada saat menarik tangan ke arah bahu dan kepala terangkat ke atas air. Gunakan dagu untuk menggerakkan kepala ke permukaan air;
  • Setelah itu, keluarkan udara dan kembali ambil udara dengan cepat sebelum kepala ditarik ke bawah air;
  • Buang udara di dalam air secara perlahan melalui mulut.

 

4. Gaya BebasGambar Renang Gaya Bebas

Inti dari gaya renang bebas adalah menggerakkan kaki dan tangan tanpa terikat pola yang sama. Anda bebas menyesuaikan gerakan agar bisa lebih cepat saat meluncur di air.

Walaupun bebas tapi tetap ada aturan sehingga memudahkan Anda untuk mempelajari gaya ini. Cara melakukan gaya bebas antara lain:

1. Memposisikan Tubuh

  • Posisikan tubuh sesuai dengan standar saat berenang yakni dengan merentangkan tubuh dan menghadapkan bagian dada ke permukaan air.

2. Menggerakan Tangan

  • Terlebih dulu, posisikan tangan lurus ke depan sehingga sejajar dengan kepala. Usahakan kedua tangan jangan terlalu menempel;
  • Tarik tangan kiri ke dalam air terus hingga ke belakang dan angkat ke permukaan air;
  • Saat sudah terangkat, ayunkan tangan kiri ke bagian depan bersamaan dengan tangan kanan yang dimasukkan ke dalam air hingga ke belakang lalu angkat lagi ke atas permukaan air;
  • Setelah itu, ayunkan tangan kanan ke bagian depan;
  • Lakukan gerakan mengayun tersebut secara bergantian antara tangan kiri dan tangan kanan.

3. Menggerakan Kaki

  • Gerakkan bagian paha terlebih dulu kemudian lakukan gerakan menendang;
  • Usahakan untuk menendang sekeras mungkin dengan pusat kekuatan yang berasal dari bagian pinggang dan paha;
  • Lakukan gerakan menendang sebanyak 3 kali setiap kali tangan diayunkan. Jangan lupa untuk selalu meluruskan jari kaki selama berenang.

4. Mengambil Napas

  • Selama berenang, putarlah badan ke kanan dan kiri secara bergantian sehingga wajah terangkat sedikit ke permukaan air;
  • Kemudian tarik napas seperlunya tanpa mengangkat kepala karena akan mengganggu gerakan;
  • Hembuskan udara saat berada di dalam air secara perlahan.

 

Dari keempat gaya tersebut, jenis yang paling mudah untuk dipelajari pemula adalah gaya renang dada. Alasannya, gerakan gaya dada tidak terlalu sulit, membutuhkan tenaga yang sedikit dan bisa dilakukan dengan perlahan.

Apabila Anda ingin menguasai semua gaya dalam berenang, ada tips yang perlu diperhatikan. Beberapa yang penting antara lain selalu rileks dan jangan panik, mahir mengambang di permukaan, sejajarkan kaki dengan tubuh dan selalu sejajarkan tangan dengan bahu.

Tinggalkan komentar