Ikan Pedang

Sudah kenal ikan pedang? Ikan ini merupakan salah satu ikan hias yang paling laris di Indonesia. Selain warnanya yang cantik, bentuk ikan ini memang memiliki ciri khas yang tiada duanya. Sesuai dengan namanya, apalagi kalau bukan bentuknya yang menyerupai pedang. Ikan ini memiliki “pedang” di bagian ekornya, unik sekali bukan? Mari kenali lebih jauh tentang ikan ini.

Tentang Ikan PedangGambar tentang ikan pedang

Bagi Anda yang masih pemula dan ingin memelihara ikan ini, sebaiknya kenali dulu profil singkatnya di bawah ini:

1. Bentuk dan Warna

Bentuk tubuh dari ikan Xiphophorus Helleri ini sangat unik. Ekornya panjang dan sedikit kaku seperti pedang. Untuk ikan betina, panjangnya dapat mencapai 12 cm. Sedangkan untuk ikan jantan, bisa sepanjang 11 cm. Warna yang paling dominan yaitu merah pada tubuhnya, dan hitam pada ekornya. Meskipun sebenarnya masih banyak warna-warna lainnya, namun tidak begitu banyak di pasaran.

2. Umur

Ikan Xiphophorus Helleri dapat hidup dengan usia yang cukup panjang. Jika Anda mampu merawatnya dengan baik, ikan ini bisa bertahan hidup hingga 5 tahun bahkan lebih. Namun secara umum, ikan ini hanya bisa bertahan kurang lebih 3 tahun. Tergantung kualitas tempat tinggalnya.

3. Sifat

Sebenarnya ikan ini masuk dalam kategori ikan pendiam. Namun pada momen-momen tertentu, ikan ini bisa berubah menjadi cukup agresif terhadap kawannya. Tidak semua ikan ini dapat bersifat agresif, beberapa diantaranya tetap pendiam meski berada pada situasi yang berbeda. Selain pendiam, ikan ini cukup bersahabat. Jadi Anda bisa mencampurkannya bersama ikan-ikan lainnya.

Jenis Ikan Pedang

Selanjutnya, Anda juga harus mengetahui jenis-jenis dari ikan asal Meksiko ini. Ada banyak jenis yang bisa Anda beli dan jadikan sebagai hiasan aquarium Anda dirumah, diantaranya:

1. Pedang NeonGambar Pedang Neon

Pedang neon memiliki tubuh yang sedikit transparan, sehingga Anda bisa melihat bagian dalam tubuhnya. Sisik pada bagian bawah kepala umumnya berwarna abu-abu terang atau silver. Namun pada bagian ekor, warnanya masih sama dengan yang lainnya yaitu hitam.

2. Pedang HijauGambar Pedang Hijau

Pedang hijau merupakan jenis ikan pedang yang paling unik. Pasalnya, ikan ini memiliki warna hijau terang dengan adanya garis yang memanjang. Garis tersebut tepat berada di tengah tubuhnya dan berlanjut hingga ke ekor pedangnya. Sangat eksotis sekali bukan?

3. Pedang Red VelvetGambar Pedang Red Velvet

Salah satu jenis ikan pedang yang mudah ditemukan adalah jenis red velvet. Ikan ini memiliki warna sisik merah cerah, dan ekornya berwarna hitam pekat. Perpaduan warna yang cantik serta bentuk yang eksotis membuat ikan ini banyak digemari oleh pecinta ikan hias.

4. Pedang KohakuGambar Pedang Kohaku

Selanjutnya ada jenis kohaku. Hampir seluruh tubuh ikan ini berwarna putih cerah dan sedikit mengkilap. Namun pada bagian kepalanya, terdapat warna lain yaitu merah. Bentuk kepalanya juga meruncing seperti ujung pedang.

5. Pedang Kohaku WagtailGambar Pedang Kohaku Wagtail

Serupa dengan jenis pedang kohaku, jenis kohaku wagtail juga memiliki warna sisik yang cantik, cerah, dan mengkilap. Perbedaan paling mencolok adalah, kohaku wagtail memiliki ekor yang lebih panjang dan berwarna hitam. Ekor inilah yang menjadi ciri khas paling eksotis dari ikan ini.

6. Pedang PlatyGambar Pedang Platy

Ikan jenis pedang platy ini berwarna merah hampir di semua tubuhnya. Jika diletakkan di dalam aquarium, ikan ini akan terlihat sangat cantik karena warna merahnya sangat cerah dan akan berkilau jika terkena cahaya.

7. Pedang AlbinoGambar Pedang Albino

Jenis ikan Xiphophorus Helleri berikutnya adalah pedang albino. Dijuluki albino karena warna tubuhnya yaitu putih pucat. Ikan ini termasuk jenis yang paling langka. Kalaupun ada, harga jualnya cukup tinggi dibanding dengan jenis-jenis lainnya.

8. Albino Blood RedGambar Albino Blood Red

Meski terdapat kata albino, namun ikan jenis ini cukup berbeda dengan pedang albino. Albino blood red memiliki warna merah, dengan ciri khas sirip atas yang sangat lebar dan merumbai seperti selendang. Sedangkan ekornya ada bagian yang memanjang seperti pedang.

9. Pedang KuningGambar Pedang Kuning

Sesuai julukannya yaitu ikan pedang kuning, ikan ini memiliki sisik dengan warna kuning menyala. Namun beberapa diantaranya, terdapat warna hitam di bagian ekornya. Kombinasi hitam dan kuning dalam satu tubuh membuat pedang kuning terlihat menawan.

10. Pedang PandaGambar Pedang Panda

Dikenal dengan sebutan panda, jenis yang satu ini memiliki kombinasi warna yang sangat mirip dengan hewan panda. Warnanya yaitu hitam dan putih yang membentuk corak yang cantik. Ikan jenis ini menjadi salah satu yang terlaris di pasaran.

11. Pedang Sangke

Sedikit berbeda dari jenis-jenis lainnya yang hanya memiliki 2 warna, ikan sangke memiliki kombinasi warna cukup banyak. Warna yang paling sering muncul yaitu orange, putih, hitam, dan merah. Jika dilihat sekilas, penampakan ikan ini mirip dengan ikan koi.

12. Pedang HamburgGambar Pedang Hamburg

Pedang hamburg memiliki keistimewaan yang berbeda dengan jenis lainnya. Ikan ini memiliki sisik yang sangat cerah dan dapat memantulkan cahaya secara sempurna. Jika terkena sorot lampu, ikan ini akan terlihat menyala seolah-olah seperti lampu sungguhan.

13. Pedang King LyretailGambar Pedang King Lyretail

Ikan pedang jenis King Lyretail ini sebenarnya hampir mirip dengan pedang hamburg. Namun ikan ini memiliki ekor yang lebih panjang, khususnya pada bagian atas dan bawah ekor. Sedangkan tengahnya sedikit lebih cekung. Warna sisiknya juga lebih terang dan berkilau.

14. Pedang NanasGambar Pedang Nanas

Mungkin setelah melihat ikan ini, Anda akan terbayang buah nanas. Ya, ikan jenis ini memiliki warna kuning seperti buah nanas. Jika terkena cahaya lampu, sisiknya akan sedikit berkilau. Ukurannya yang cukup kecil membuat ikan ini sangat cocok diletakkan di aquascape.

Cara Merawat Ikan Pedang di AquariumGambar Cara Merawat Ikan Pedang di Aquarium

Menjadikan ikan cantik ini sebagai hiasan di aquarium tentu sangat menyenangkan. Beruntung, cara merawat ikan ini terbilang mudah dan bisa dilakukan oleh siapa saja, termasuk Anda yang masih pemula. Anda cukup memperhatikan beberapa hal berikut ini:

1. Volume air kurang lebih 40 liter.
2. Suhu terbaik sekitar 22 sampai 26 derajat Celcius.
3. Derajat keasaman (pH) antara 6,8 sampai 7,8.
4. Perbandingan ikan jantan dan betina yaitu 1:3.
5. Pasang alat filter air agar air selalu jernih.

Catatan penting:

1. Jangan menempatkan ikan pedang jantan lebih dari 1 dalam satu tempat. Mereka bisa saling menyerang, dan yang kalah akan mengalami stres berat dan mati.
2. Pastikan aquarium diberi penutup pada bagian atasnya, trik ini untuk menghindari ikan jatuh ke lantai / darat, karena ikan ini suka melompat.

Selain hal-hal teknis di atas, Anda juga bisa mendekor aquarium seindah mungkin agar ikan merasa nyaman. Anda juga bisa menempatkan ikan jenis lain sebagai “teman” ikan pedang. Misalnya seperti angelfish, kribensis, ikan tetra, dan kuhli loach.

Dengan memberikan jenis ikan lain, maka ikan pedang tidak akan merasa “tersaingi”. Khususnya bagi para pejantan. Mereka akan menganggap jenis lainnya itu sebagai teman. Sehingga dapat meminimalisir terjadinya perkelahian.

Makanan Ikan PedangGambar Makanan Ikan Pedang

Salah satu kelebihan ikan ini adalah, mereka mudah beradaptasi dengan semua jenis makanan. Baik makanan hidup, makanan instan, atau makanan beku. Hal ini tentu menjadi nilai plus tersendiri bagi para pecinta ikan hias atau pelaku usaha budidaya ikan unik ini. Di dalam sungai, ikan ini sering memakan alga yang ukurannya kecil.

Namun, tumbuhan tersebut hampir mustahil bisa ditanam di dalam aquarium. Sebagai penggantinya, Anda bisa memberikan nutrisi buatan yang mengandung gizi lengkap seperti di dalam tumbuhan atau sayuran. Makanan buatan ini sudah banyak dijual di toko perlengkapan aquarium.

Budidaya Ikan Pedang

Ikan berbentuk pedang ini termasuk jenis ikan yang sangat tangguh. Mereka bisa beradaptasi dengan mudah dan memiliki daya tahan tubuh yang cukup kuat terhadap berbagai penyakit. Hal inilah yang membuat banyak pelaku usaha yang sukses membudidayakan ikan ini. Jika Anda ingin memulai usaha dengan budidaya ikan ini, maka simak dan ikuti langkah berikut ini.

1. Penyediaan Tempat

Pertama jelas Anda harus menyediakan tempat, misalnya aquarium. Karena ukuran ikan ini cukup kecil, maka Anda bisa sesuaikan sendiri ukuran aquariumnya berdasarkan jumlah ikan. Setelah itu, isi aquraium dengan air yang tingginya kurang lebih 30 hingga 40 cm. Campurkan daun ketapang yang telah kering ke dalam air, endapkan hingga 3 hari. Tunggu hingga air berubah menjadi coklat.

2. Pemberian Jaring

Terkadang, ikan pedang dewasa bisa memakan anak-anaknya. Sehingga dibutuhkan jaring sebagai penyekat. Pilih jaring yang memiliki lubang kecil yang bisa dimasuki anak ikan, namun tidak bisa dimasuki oleh indukannya. Hal ini bertujuan agar anakan ikan pedang bisa terus bertahan hidup hingga dewasa tanpa khawatir dimakan oleh induknya.

3. Pemilihan Indukan

Setelah media sudah siap, selanjutnya Anda harus memilih indukan ikan yang nantinya akan dikawinkan. Pilih ikan dewasa yang berkualitas, ciri-cirinya adalah ikan memiliki warna yang cerah, aktif bergerak, dan tidak terdapat cacat di tubuhnya. Tempatkan 1 pejantan bersama 5 indukan betina pada media lain.

4. Pemindahan Benih

Salah satu indikator bahwa indukan betina sudah berhasil dikawini oleh ikan jantan adalah perutnya sudah mulai membesar. Jika sudah demikian, maka ikan jantan harus segera diambil agar tidak memakan induk betinanya. Tunggu hingga indukan betina berhasil menetaskan telur-telurnya. Setelah itu pindahkan ke kolam yang sudah berisi daun ketapang tadi.

5. Pemberian Pakan

Rawat indukan ikan tadi dengan memberikan makanan setiap 2 kali dalam sehari. Setelah telur-telur menetas dan menjadi larva, Anda bisa mulai memberikan pakan 2 hari setelah menetas. Makanan pertama bisa berupa infusoria, berikan ini sampai 3 hari berturut-turut. Hari ke 4, Anda bisa mengganti pakan menjadi kutu air.

6. Pemilihan Anakan

Selama perawatan, Anda harus selalu memberikan nutrisi yang baik bagi ikan-ikan kecil. Namun untuk melihat dan memilih anakan yang betul-betul sehat dan berkualitas, dibutuhkan waktu yang cukup lama. Waktu yang dibutuhkan sekitar 4 hingga 6 minggu. Puncaknya, Anda bisa memanen saat usianya telah matang yaitu 3 bulan, atau saat panjang tubuhnya telah mencapai 2,5 cm.

Harga Ikan PedangGambar Harga Ikan Pedang

Berikut adalah referensi kisaran harga dari jenis-jenis ikan mungil ini. Harga dapat berbeda pada masing-masing daerah.

No

Jenis Ikan Pedang

Kisaran Harga (rupiah)

1

Neon3000 – 5000

2

Hijau2000 – 5000

3

Red Velvet2500 – 6000

4

Kohaku2500 – 3000

5

Kohaku Wagtail3000 – 5000

6

Platy3000 – 5000

7

Albino / Albino Blood Red1 – 1,5 juta

8

Kuning3000 – 5000

9

Panda4500 – 5000

10

Sangke1500 – 3000

11

Hamburg25 – 30 ribu

12

King Lyretail100 – 600 ribu

 

Baca Juga : Ikan Hias Air Tawar

Ikan kecil berbentuk pedang ini menjadi salah satu ikan hias paling favorit. Selain cantik, ikan ini sangat mudah untuk dipelihara. Meski begitu, Anda tetap harus menyediakan perlengkapan dan nutrisi pakan yang baik agar ikan-ikan tersebut dapat hidup sehat.

Tinggalkan komentar