Pasar Ikan Muara Angke

Sebagai ibu kota Indonesia, Jakarta merupakan kota metropolitan yang ramai dan seolah hidup 24 jam. Ada begitu banyak hal yang bisa Anda lakukan dan kunjungi di kota ini, salah satunya adalah pergi ke Pasar Ikan Muara Angke untuk hunting ikan-ikan segar.

Pasar ikan di Muara Angke adalah surga bagi pecinta kuliner, fotografer, dan orang-orang yang suka berbelanja di pasar tradisional. Tempat ini menawarkan berbagai macam makanan laut dan ikan segar, menampilkan kehidupan pasar otentik, dan banyak objek menarik untuk diabadikan dengan lensa kamera.

Lokasi Pasar

Gambar Lokasi Pasar Ikan Muara Angke
facebook @Robert Marlon Simanjuntak

Muara Angke adalah pelabuhan perikanan yang terletak di Pluit, Jakarta Utara, tepatnya di Jl. Dermaga I Muara Angke, Kecamatan Penjaringan.

Tapi tempat ini bukan sembarang pelabuhan, karena hanya di tempat ini Anda bisa membeli ikan di area pasar yang terhubung langsung dengan pelabuhan.

Pasar ini masuk dalam daftar pasar ikan terbaik dan menjadi pilihan teratas bagi banyak orang. Lokasinya sangat mudah dicari sehingga Anda yang datang dari luar kota pun bisa menemukannya. Anda hanya perlu naik kereta ke Stasiun Kota, kemudian naik ojek online sekitar 8 km sesuai petunjuk di Google Maps.

Sedangkan untuk warga Bogor yang datang dengan mobil pribadi, jarak tempuhnya sekitar 1 jam saja. Setelah tiba di pintu masuk, Anda harus menyiapkan uang sekitar Rp 5.000 untuk membayar tiket masuk kendaraan, tapi belum termasuk parkir ya.

Jam Buka Pasar

Gambar Jam Buka Pasar Ikan Muara Angke
facebook @Lily Anisa

Uniknya, aktivitas jual beli di Pasar Muara Angke seolah tak ada habisnya, sehingga pasar ini dibuka hampir 24 jam.

Jika ingin mendapatkan seafood yang segar dan lengkap, waktu terbaik untuk datang adalah sekitar jam 8 atau 9 malam, yaitu saat para nelayan baru saja pulang dari laut.

Namun jika Anda ingin datang saat siang atau sore hari juga tak masalah, karena pasar ini tetap melayani pembeli meski tak seramai jam malam.

Meski begitu, pasar ini tak pernah benar-benar sepi pembeli. Sebagian besar pembelinya bahkan datang dari berbagai kota di sekitar Jakarta.

Jenis Ikan dan Harganya

Gambar Jenis Dagangan di Pasar Ikan Muara Angke
facebook @Achmad Jayadi

Setiap hari, para nelayan di Pasar Ikan Muara Angke membawa berbagai macam ikan dan makhluk laut lainnya dari hasil tangkapan mereka sehari-hari, seperti:

  • Ikan cakalang
  • Bandeng
  • Bawal,
  • Hiu
  • Udang
  • Kerapu
  • Kakap putih
  • Tongkol
  • Ikan tuna mata besar
  • Lele
  • Mujair
  • Gurame
  • Cumi-cumi
  • Kepiting
  • Aneka kerang mulai dari kerang darah, kerang tiram, kerang bambu, hingga kerang hijau
  • Aneka cumi dan lobster

Ikan dan seafood di Pasar Muara Angke dijual mulai dari Rp 30.000 per kilogram hingga ratusan ribu tergantung jenis dan ukuranya. Contohnya, ikan kakap putih berkisar dari Rp 30.00-Rp 60.000/kg, ikan kerapu sekitar Rp 25.00-Rp 60.000/kg, dan lobster sekitar Rp 60.00/kg.

Tak perlu khawatir akan bau amis atau tetesan air dari ikan, karena pasar ini juga menjual berbagai kebutuhan untuk mengemas dan mengangkut ikan, seperti cooler box, box styrofoam, garam, dan es balok. Jadi saat tiba di rumah, ikan-ikan Anda masih dalam keadaan segar.

Namun bagi Anda yang sudah tidak sabar untuk menyantapnya, Anda bisa langsung membeli dan membawa ikan ke juru masak di sekitar kawasan pasar untuk dipanggang atau digoreng sesuai dengan preferensi Anda.

Jika tak ingin repot memilih ikan, Anda juga bisa langsung datang ke salah satu warung makan khusus ikan yang ada di sepanjang jalan di kawasan pasar. Ada banyak sajian lezat yang cocok dengan lidah orang Indonesia dan dengan harga yang ramah anggaran lho.

Tips Belanja Ikan di Pasar Muara Angke

Gambar Tips Belanja di Pasar Ikan Muara Angke
facebook @Rosmawati Sembiring

Bagi Anda yang mungkin tidak terbiasa atau bahkan baru pertama kali pergi ke pasar ikan, inilah sejumlah tips bermanfaat yang perlu Anda ingat:

  • Pertama dan paling penting adalah gunakan alas kaki yang nyaman, misalnya sandal jepit, selop, atau jenis lain apapun yang tidak memiliki hak, karena lantai pasar cukup basah dan licin. Jika perlu, Anda juga bisa menggunakan sepatu boot.
  • Jangan gunakan baju mahal dan bagus, serta amankan jam tangan dan perhiasan yang ada di area tangan. Hindari juga baju dengan model terlalu terbuka atau terlalu panjang.
  • Jangan pernah bengong di tengah jalan, karena saat di dalam pasar Anda harus berdesak-desakan dengan banyak orang, yang terkadang juga rawan copet.
  • Gunakan tas kecil yang bisa ditaruh di depan, jangan tas ransel / backpack, dan bawa uang cash.
  • Jika ingin lebih hemat, sebaiknya bawa box atau wadah ikan sendiri dari rumah, agar Anda tidak perlu membeli. Karena harga box second paling murah di pasar ini sekitar Rp 30.000.
  • Cari tahu dulu berapa harga jenis ikan yang akan Anda beli, agar Anda memiliki patokan harga dan tidak mendapat harga yang jauh lebih tinggi. Lebih baik lagi jika Anda mengajak teman atau anggota keluarga yang pintar menawar.
  • Pilih ikan yang montok dan segar, jangan yang terlihat kering di bagian tepinya. Ikan juga harus utuh, memiliki mata yang jernih, dan sisiknya berkilau.
  • Ikan memang selalu bau amis, tapi jika baunya sangat tajam, kemungkinan besar ikan tersebut sudah melewati masa puncaknya.
  • Jika tidak terbiasa dengan bau amis, gunakan masker dan sarung tangan karet. Plus, siapkan air bersih dan tisu basah untuk membersihkan tangan agar tidak perlu pergi ke toilet umum.
  • Ikan segar harus dimasak pada hari yang sama saat Anda membelinya, atau maksimal dalam waktu 48 jam.
  • Terakhir, sebaiknya tidak mengajak balita, anak-anak, atau lansia, karena proses berkeliling pasar dan memilih ikan akan menjadi jauh lebih susah.

Hal Menarik Lain Tentang Muara Angke

Gambar Hal Menarik Tentang Muara Angke
facebook @Akka Lana Putra Kesepuhan

Selain populer di kalangan pecinta makanan yang datang untuk mencari seafood dan ikan yang enak, segar, serta relatif murah, Muara Angke juga merupakan rumah bagi para nelayan yang datang untuk menetap bersama keluarganya di pemukiman nelayan di bagian selatan dan barat.

Namun lebih dari sekedar desa nelayan yang otentik, daerah ini juga merupakan rumah bagi suaka margasatwa yang kurang dikenal. Disebut demikian karena tempat ini memiliki sekitar 90 spesies burung cantik tanpa nama yang suka terbang di sekitar hutan bakau dekat pantai.

Sedangkan bagi para fotografer, pasar ikan ini adalah salah satu surga kecil di Jakarta yang menampilkan kehidupan pasar sehari-hari dan aktivitas pelabuhan. Tidak ada kemewahan, hanya pengalaman tradisional dan otentik dari kehidupan pasar.

Pelabuhan Muara Angke sendiri juga memiliki kapal lambat reguler yang berangkat setiap hari ke Kepulauan Seribu. Jika kebetulan Anda ingin menuju ke sana pada akhir pekan, ada baiknya untuk memulai perjalanan Anda sedikit lebih awal agar memiliki waktu untuk mampir ke pasar terlebih dahulu.

Baca Juga : Pasar Ikan Jatinegara

Pasar Ikan Muara Angke adalah tempat yang cocok untuk mencari ikan segar dengan harga yang ramah anggaran. Namun triknya satu, Anda harus mencari tahu dulu berapa harga ikan di pasaran dan pintar menawar. Selamat berbelanja!

Tinggalkan komentar