Pasar Ikan Parung

Bagi warga Bogor dan sekitarnya, pasar ikan Parung adalah tempat rekomended untuk memperoleh ikan hias hingga ikan segar konsumsi. Selain menjadi salah satu makanan yang penuh gizi, ikan juga kaya akan protein tanpa lemak yang diisi dengan mineral dan nutrisi serta baik bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Ikan juga satu-satunya sumber alami asam lemak omega-3 EPA dan DHA yang dapat telah terbukti mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung. Karena itu, disarankan untuk mengkonsumsi ikan 1-2 porsi per minggu. Kelebihan lainnya adalah ikan cepat dan mudah untuk dimasak.

Sejarah Singkat Pasar Ikan Parung

Gambar Pasar Ikan Parung
law-justice.co

Cerita pasar parung dimulai dari beberapa pedagang ikan yang tidak memiliki lapak dan hanya berjualan di pinggir jalan pada sekitar tahun 2005 di Desa Waruh. Hingga pada akhirnya, para pedagang dipindahkan ke lahan kosong agar tidak berjualan di pinggir jalan.

Setelah itu, pengelola pasar dan para pedagang mengadakan diskusi hingga akhirnya kedua pihak sepakat untuk membangun pasar ikan hias Parung dengan dana kontribusi bersama. Tepat pada April 2010, pasar ikan ini mulai dibangun dan segera diresmikan.

Alamat Pasar

Pasar seluas kurang lebih 800 meter persegi ini terletak di Desa Waru, Parung, Bogor, Jawa Barat. Dikenal sebagai sentra perdagangan ikan hias, pasar ini telah menjadi pasar ikan hias terbesar di Indonesia.

Tak heran jika penjual dan pembeli yang berada di sana bukan warga Bogor saja, tapi juga dari sekitar Jakarta dan bahkan ada yang dari luar provinsi.

Jam Buka Pasar

Tawar-menawar antara pembeli dan penjual di Pasar Parung tidak terjadi setiap hari, karena jam operasionalnya agak berbeda dengan sejumlah pasar tradisional lainnya. Pasar ini hanya buka setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat mulai pukul 16.00 sampai sekitar 21.00 WIB.

Namun jadwal buka pasar ini mengalami perubahan akibat pandemi yang terjadi sejak 2020. Saat ini, Pasar Parung dibuka tutup dua kali dalam sehari, yaitu pada jam 01:00- 09:00 WIB dan 10.00-16.00 WIB. Jam buka pertama biasanya khusus untuk pembeli ikan grosiran atau jumlah banyak.

Sedangkan jam buka kedua untuk pembeli umum. Adapun hari buka pasar adalah setiap Senin, Kamis dan Sabtu. Selama new normal, para pengunjung juga harus mengikuti protokol kesehatan seperti cek suhu, memakai sarung tangan, dan cuci tangan.

Jenis Ikan yang Dijual dan Harga

Gambar Jenis Dagangan di Pasar Ikan Parung
genpi.co
  • Datang ke Pasar Parung akan membuat Anda menemukan berbagai macam ikan hias dan makhluk laut lainnya, seperti guppy, manfish, koi, cupang, anakan ikan mas, chefs, arwana, louhan, black ghost, keong-keongan, bibit kura-kura Brazil, penyu, dan banyak lagi.
  • Jika beruntung, Anda juga bisa menemukan ikan langka seperti ikan platinum, albino, axolotl, dan short body yang jarang ada di pasar ikan lain.
  • Namun selain ikan hias, tempat ini juga menjual berbagai jenis ikan konsumsi, seperti lele, nila, gabus, gurame, udang, hingga lobster.
  • Tersedia juga pelet ikan, kodok air tawar kecil, kecebong, dan berbagai macam peralatan akuarium seperti kerang laut, bebatuan, pasir, dan tanaman air asli atau plastik.

Sebagian besar ikan jualan di pasar ini ditempatkan di kolam buatan berbentuk kotak kecil atau kantong plastik. Jadi pembeli tinggal memilih ikan yang dicari dan membayar sesuai harga.

Biasanya untuk pembeli anak-anak, pedagang mematok harga sekitar Rp 10.000-Rp 20.000 saja (untuk ikan cupang dan sekelasnya). Sedangkan harga tanaman hias di pasar ini berkisar antara Rp 5.000 hingga sekitar Rp 1.000.000.

Baca Juga : Pasar Ikan Jatinegara

Jika berminat mencari ikan hias dengan harga yang ramah anggaran, pasar ikan Parung adalah pilihan yang tepat. Namun Anda juga harus pintar tawar menawar ya. Sebagai informasi tambahan, para pedagang biasanya menawarkan harga 25-50 persen di atas modal.

Tinggalkan komentar